Jembatan Kesambi Lamongan Minim Informasi Publik Jadi Sorotan
KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR – Proyek pergantian Jembatan Kesambi di Kecamatan Pucuk, Lamongan, menuai sorotan. Pekerjaan yang menelan anggaran hingga Rp18 miliar dari APBN Tahun 2026 dinilai minim informasi publik di lokasi proyek.
Sorotan Warga Sekitar
Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan jembatan sepanjang 22,6 meter masih berlangsung. Namun warga sekitar mengaku tidak mengetahui detail pekerjaan maupun besaran anggaran yang digunakan. Ketiadaan informasi dianggap mencederai prinsip keterbukaan publik.
Pelaksana Akui Dana APBN
Pelaksana lapangan, Galang Odi Yulian, membenarkan proyek menggunakan dana negara dengan nilai miliaran rupiah. Ia menyebut pekerjaan dimulai Februari 2026 dan ditargetkan selesai Desember mendatang. Namun papan informasi proyek yang ditunjukkan tidak mencantumkan rincian anggaran maupun volume pekerjaan.
Transparansi Jadi Pertanyaan
Minimnya informasi anggaran dalam papan proyek menimbulkan pertanyaan besar. Publik menilai proyek yang menggunakan dana APBN wajib mencantumkan detail anggaran, volume pekerjaan, dan target pelaksanaan secara terbuka. Hingga kini, pihak dinas terkait belum memberikan keterangan resmi.